bad habbit
8 Kebiasaan Perusak KesehatanStop Kebiasaan Merokok
Gaya hidup kota membuat anda menjadi wanita yang metropolis dan cerdas, pastinya secara rutin anda melakukan pemeriksaan seperti papsmear, mamografi, menjaga pola makan, rajin olahraga, dan sebagainya. Bisa dibilang anda cukup sehat. Akan tetapi itu tidak menjamin anda untuk sehat, lho kok bisa?
Apakah hal-hal yang telah anda lakukan itu bisa mengurangi resiko kanker, sakit jantung bahkan seribu satu penyakit lainnya? jawabannya belum tentu dan belum cukup. Coba anda mulai cermati lagi kebiasaan apa saja sih yang perlu dibenahi.
1. Infeksi JamurApakah hal-hal yang telah anda lakukan itu bisa mengurangi resiko kanker, sakit jantung bahkan seribu satu penyakit lainnya? jawabannya belum tentu dan belum cukup. Coba anda mulai cermati lagi kebiasaan apa saja sih yang perlu dibenahi.
Tahukan Anda, mengenakan celana dalam dari nilon, jeans yang ketat, celana ketat tanpa lapisan dari katun atau pakaian lainnya dengan aliran udara yang terbatas merupakan faktor kontribusi dari infeksi jamur? Mengenakan celana dari bahan katun dan menghindari pakaian yang disebutkan di atas dapat mengurangi risiko terkena infeksi vagina.
2. Malas Periksa Rutin
Banyak wanita beranggapan salah dengan berpikir bahwa bila mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, pap smear, maupun mamografi secara teratur, berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Padahal, walau bagaimanapun, semua wanita perlu melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap, paling tidak satu sampai dua tahun sekali untuk mengetahui kondisi kesehatan lainnya seperti diabetes, jantung, dan tekanan darah tinggi/rendah.
3. Seks Tak Aman
Penting untuk diingat, jangan melakukan seks yang tidak aman. Walaupun hanya satu kali, tetap dapat menularkan penyakit kelamin seperti HIV/AIDS dan infeksi vagina lainya. Jangan lupa pil KB dan bentuk kontrasepsi lainnya tidak melindungi penyakit kelamin yang dapat menyebabkan masalah kesehatan reproduksi di masa mendatang.
4. Kurang Kalsium
Apakah asupan kalsium Anda sehari-hari sudah memadai? Kemungkinannya tidak. Patut dipahami, kalsium tidak hanya penting bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan, melainkan juga merupakan nutrisi penting bagi para orang dewasa. Secara signifikan, kalsium terbukti dapat mengurangi gelaja PMS (pre menstrual syndrome) dan diperlukan dalam melindungi diri dalam melawan gejala osteoporosis.
5. Merokok
Apa yang Anda ketahui mengenai kebiasaan merokok? Merokok meningkatkan risiko gejala penyakit jantung dan kanker. Bagi kaum Hawa, merokok bisa menganggu kesuburan, menyebabkan keguguran, dan masalah kesehatan reproduksi lainnya. Belum lagi menghitung efek lain yang ditimbulkan semisal membuat orang lain (perokok pasif) menjadi terganggu kesehatannya.
Kurang Olah Raga Sebabkan Diabetes
6. Jarang Olahraga
Sudah banyak penelitian yang menyebutkan, hanya dengan melakukan 30 menit olahraga setiap hari secara teratur, terbukti dapat mengurangi risiko terkena penyakit. Keuntungan lain dari melakukan olahraga secara teratur adalah dapat meningkatkan semangat hidup dan memperbaiki kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan fisik yang teratur dapat mengurangi risiko penyakit kanker, jantung, osteoporosis, serta mengurangi atau memperbaiki gejala menopause, PMS, diabetes, dan sejumlah kondisi kesehatan lainnya.
7. Makan BerlebihSudah banyak penelitian yang menyebutkan, hanya dengan melakukan 30 menit olahraga setiap hari secara teratur, terbukti dapat mengurangi risiko terkena penyakit. Keuntungan lain dari melakukan olahraga secara teratur adalah dapat meningkatkan semangat hidup dan memperbaiki kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan fisik yang teratur dapat mengurangi risiko penyakit kanker, jantung, osteoporosis, serta mengurangi atau memperbaiki gejala menopause, PMS, diabetes, dan sejumlah kondisi kesehatan lainnya.
Makan yang berlebihan atau makan makanan cepat saji terlalu sering dapat menyebabkan berat badan bertambah tanpa terkendali, tekanan darah tinggi, batu empedu, diabetes, dan jantung. Peningkatan kasus batu empedu pada wanita usia 40 tahun berkaitan dengan tingginya kadar lemak yang dikonsumsi.
8. Istirahat Kurang
Yang terpenting yang perlu Anda ingat adalah jangan lupa meluangkan waktu untuk beristirahat. Sisihkan waktu untuk relaksasi, membaca buku, berendam air hangat, atau melakukan sesuatu kegiatan yang Anda sukai seorang diri. Anda akan terkejut melihat pengaruh yang dirasakan. Yang jelas, Anda merasa lebih baik dan terbebas dari stres yang dialami di antara kesibukan sehari-hari.(nv/jul).
5 Hal Yang Harus Dihindari Ketika Tidur
Tidur adalah kebutuhan yang harus dipenuhi setiap makhluk hidup. Karna tidur adalah waktu dimana kita bisa mengistirahatkan total seluruh organ tubuh kita terutama mata dan otak.Tidur yang kurang ternyata bisa berbahaya pada kesehatan kita lho…!!! Karna bisa menyebabkan kerusakan pada organ-organ dalam dan otak kita. Secara setiap detik otak kita dipacu untuk terus berfikir.
Nah makanya, kalo mau hidup lebih lama dan tetap sehat wal afiat, perlu anda perhatikan kebiasaan buruk yang anda lakukan ketika tidur.
Ini dia 5 hal buruk yang harus anda hindari ketika anda tidur:
1. Jangan tidur menggunakan jam tangan, karena disinyalir bisa memancarkan radiokatif. Jadi jika menggunakan jam tangan selama tidur, silakan anda tanggung resiko siap bermasalah dengan kesehatan.
2. Jangan tidur menggunakan bra, menurut penelitian di Amerika mengenakan bra lebih dari 12 jam dalam sehari bisa beresiko kena kanker payudara. Jadi jangan mengenakan bra pada saat tidur.
3. Jangan meletakkan HP dalam keadaam switch on disisi dekat kepala anda, karena banyak dari kita justru membawa HP ketempat tidur sebagai alarm, kalo bisa letakin HP nya sejauh mungkin ya! karena berdasarkan penelitian baik ponsel, televisi dan radio bisa memancarkan aliran listrik ketika habis digunakan. Dan bisa mengganggu sistem syaraf kita.
4. Jangan sekali-kali tidur masih dalam keadaan bermake-up, akibatnya anda akan mengalami gangguan kulit karena pori-pori jadi susah bernafas dan ga bisa mengeluarkan keringat.
8 Hal yang Paling Fatal Sehabis Makan
Kita tahu makan minum yang tidak sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang menakutkan, namun, kerap kali kita juga sering mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan, dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini besar kemungkinan menjadi “pembunuh” yang sewaktu-waktu menimpa kita.1 . Makan buah-buahan
Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang keliru. Setelah makanan masuk ke lambung, lambung membutuhkan waktu 1-2 jam untuk mencerna, jika seusai makan lalu menyantap buah, buah akan terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu disantap, akibatnya buah-buahan tidak bisa tercerna secara normal. Jika berlangsung lama, akan menyebabkan gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar dan gejala lainnya.
2 . Minum teh kental
Minum teh seusai makan, dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan. Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam tanat), jika minum teh seusai makan, akan membuat protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat dan membentuk sedimen yang tidak mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein. Teh juga dapat menghambat serapan zat besi, jika keadaan demikian berlangsung lama dapat terjadi gejala anemia karena kurang zat besi.
3 . Merokok
Bahaya merokok sehabis makan lebih besar 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran darah pada saluran pencernaan sehabis makan meningkat, akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yang tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung dan menyebabkan penyakit pada aspek-aspek terkait ini.
4 . Mandi
Mandi sehabis makan, volume aliran darah pada permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang, sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.
5 . Mengendorkan ikat pinggang
Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun terasa agak nyaman, tapi hal tersebut dapat mengakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut, memaksa lambung turun (terjuntai). Jika kebiasan tersebut terus dilakukan, akan benar-benar mengidap lambung turun.
6 . Makan angin (berjalan-jalan)
“Makan angin” sehabis makan, bukan saja tidak dapat hidup “99” (panjang umur), bahkan karena meningkatnya volume olahraga sehingga dapat mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah,
10 Hal Jangan Dilakukan Sebelum Usia 30
Pada usia antara 20 hingga 30 tahun, menurut dr. Eddy Karta, Sp.KK, kulit berada dalam kondisi paling prima. Terlalu banyak dirawat justru akan berakibat kurang baik untuk kulit. Jika ada perawatan yang boleh dilakukan, biasanya lebih pada kulit yang bermasalah atau untuk menjaga agar kulit tetap pada kondisi prima. Apa saja, sih, hal-hal yang belum perlu dilakukan sebelum usia 30?
1. Hindari peeling yang berat seperti mikrodermabrasi atau chemical peeling berlebihan. Dilakukan jika wajah bermasalah dengan jerawat/muncul freckles. Sebaiknya lakukan di akhir usia 20-an.Solusi: Lakukan scrubbing secara berkala dengan produk aman dan ringan, maksimal 3 kali seminggu
2. Belum perlu botox.
Botox yang diperbolehkan hanya untuk memperbaiki gangguan otot, seperti kedutan berulang. Anda belum perlu botox untuk mengatasi kerut wajah, karena sel kulit masih aktif dan bisa ditingkatkan kekenyalannya.
Solusi: Untuk mempercantik wajah, lakukan perawatan rutin, jaga makanan, tidur cukup, serta olahraga. Jangan lupa merawat kekenyalan kulit dengan pelembap di pagi hari dan krim malam sebelum tidur.
3. Hindari produk anti penuaan yang agresif seperti filler atau suntik hormon. Kulit Anda masih dalam kondisi prima, sehingga belum perlu filler atau suntikan hormon. Hormon yang berlebihan justru memberi dampak negatif, seperti munculnya bercak dan vlek pada kulit.
Solusi: Pakai produk antipenuaan yang aman dan ringan, seperti krim antikerut atau vitamin antioksidan
4. Jangan mencoba sembarang pemutih kulit
Tak sedikit produk pemutih yang mengandung merkuri. Pemutih ini memang memberikan hasil instan dalam waktu singkat. Jika digunakan dalam jangka panjang, akan terjadi endapan logam merkuri pada kulit. Jika Anda berhenti, kulit tampak lebih hitam dari semula. Sama halnya dengan kandungan hidroquinone pada pemutih. Penggunaan hidroquinone dalam waktu lama membuat warna kulit tidak rata.
Solusi: Gunakan produk pemutih yang terdaftar resmi. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter agar kesehatan kulit terus terpantau. Apabila Anda telanjur mengalami salah satu masalah kulit tersebut di atas, segera lakukan perawatan intensif pada dokter kulit. Kulit dapat kembali pada kondisi semula, dengan syarat Anda melakukan perawatan teratur dalam jangka panjang.
5. Jangan mudah tergiur kosmetik berkolagen.
Kolagen memang membuat kulit kenyal & awet muda. Tapi, tak dapat diserap hanya dengan dioleskan. Suntik kolagen sebaiknya ditunda, karena di usia 20-an kondisi jaringan otot dan kulit masih sangat sehat.
Solusi: Untuk merangsang kolagen, Anda dapat mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung protein dan asam amino. Selain itu, Anda dapat menggunakan produk oles yang mengandung tretinoin dalam kadar ringan, dengan pengawasan dokter.
6. Belum perlu suntik vitamin C.
Vitamin C adalah antioksidan terbaik bagi kulit, yang mampu mencegah penuaan dini. Pada usia di bawah 30 tahun, kebutuhan vitamin C masih dapat diatasi secara efektif dengan konsumsi secara oral.
Solusi: Sertakan buah dan sayuran berkandungan vitamin C tinggi dalam menu makan sehari-hari.
7. Jangan sembarangan mengonsumsi suplemen.
Suplemen yang baik untuk kulit adalah yang mengandung antioksidan, antara lain vitamin C dan E. Jangan berlebihan mengonsumsi suplemen. Pada dasarnya isi suplemen satu dengan yang lainnya hampir sama.
Solusi: Cermati kandungan suplemen yang Anda konsumsi. Untuk umur di bawah 30, yang diperlukan adalah suplemen antioksidan seperti tablet vitamin C dan E. Gunakan sesuai dosis harian yang dianjurkan.
8. Sedot lemak (liposuction) belum perlu dilakukan.
Lemak tubuh mulai terdeposit pada usia 30 tahun. Sebelum usia tersebut, sistem kerja tubuh kita masih baik, sehingga tak perlu dilakukan sedot lemak.
Solusi: Olahraga teratur, pengaturan pola makan kaya serat dapat menghindarkan penumpukan lemak.
9. Tunda operasi tarik wajah (facelift).
Pada saat umur masih 20-30 tahun, kekenyalan dan elastisitas kulit masih sangat baik. Sehingga, belum perlu dilakukan facelift.
Solusi: Oleskan krim antikerut yang mengandung tretinoin (turunan dari vitamin A untuk menahan proses penuaan, menghambat efek buruk matahari, dan penipisan kolagen).
10. Tunda dulu tummy tuck atau operasi membuang lemak dan kulit di area perut. Perut menggelambir akibat melahirkan membuat banyak wanita merasa perlu melakukan tummy tuck. Tapi, sebaiknya Anda tak melakukannya. Sebelum usia 30, biasanya sistem metabolisme tubuh masih sangat bagus, sehingga kulit daerah tersebut bisa kembali normal dengan bantuan olahraga dan krim oles.
Solusi: Hindari makanan berlemak dan lakukan olahraga pembentukan otot secara teratur.[fmn/jul].
Enam Kebiasaan Buruk Pemakaian Handphone Yang Merusak Kesehatan
Pakar Ilmuwan di Amerika Serikat menuturkan, bahwa kita semestinya menghindari 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone dan ada 8 jenis pengguna handphone yang sebaiknya dihindari.
Sebuah riset medis terbaru AS menunjukkan, bahwa laki-laki yang memiliki kebiasaan mengunakan handphone lebih dari 4 jam setiap hari, jumlah sel maninya akan berkurang dari 40% dibanding laki-laki yang persentase pemakaian handphone-nya lebih rendah. Bahkan mutu sel maninya juga akan kurang, dimana kemampuan memiliki anak juga menurun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika kita mengaktifkan handphone, handphone akan menghantar gelombang radio ke pusat handphone, dan gelombang radio manapun juga sedikit banyak akan terserap oleh tubuh, yang berdampak terhadap kesehatan kita. Proses ini di sebut radiasi handphone.
Meskipun masih perdebatan tentang hal ini, tapi dalam percobaan yang dilakukan pada binatang sudah terbukti, bahwa gelombang mikro berpengaruh terhadap organ yang semakin banyak mengandung kadar air, maka kerusakannya juga semakin besar.
Wakil Profesor dari Lembaga Penelitian Komunikasi Radio Universitas Jiaotong, Shanghai yakni Qian Liangyi menuturkan, bahwa handphone adalah suatu alat peluncur sinyal yang memiliki daya tertentu, daya terbesar sekitar 1 watt lebih. Namun karena handphone kerap “dekat” dengan bagian otak, maka waspada terhadap dampak radiasi yang tertimbun dari hari ke hari.
Pakar terkait menunjukkan 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone yang merugikan kesehatan itu meliputi :
1. Menggantungkan HP di leher atau pinggang : bagi mereka yang arrhythmia (tidak ada irama jantung), fungsi jantung tidak sempurna sebaiknya tidak menggantungkan handphone di dada. Jika handphone sering digantung di bagian pinggang atau sisi perut, mungin akan memengaruhi fungsi kesuburan. Cara yang lebih aman dan sehat, adalah simpan di dalam tas yang dibawa serta.
2. Menempelkan handphone di telinga ketika menelepon : ketika menelepon dan belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat, maka sebaiknya jauhkan handphone dari bagian kepala, selang 5 detik kemudian baru dihubungi kembali.
3. Sinyal handphone semakin lemah, jika menempel di telinga : Berdasarkan prinsip kerja handphone, dalam keadaan sinyal yang agak lemah, handphone akan meningkatkan daya luncur gelombang elektromagnetnya secara otomatis, sehingga intensitas radiasi bertambah kuat. Dengan menempelkan ke telinga, maka radiasi yang dialami bagian kepala akan berlipat ganda.
4. Percakapan handphone terlampau lama : ahli menyarankan, tidak baik berhubungan telepon terlalu lama, jika memang demikian bisa mempertimbangkan memakai telepon tetap atau memakai alat pendengar, jika terpaksa harus berhubungan dalam jangka waktu yang lama juga harus mendengar secara bergantian di kiri kanan telinga setiap 1-2 menit.
5. Sembunyi di sudut tembok dan bisik-bisik menerima telepon rahasia : dengan bersembunyi di sudut bangunan, dalam kondisi umum, penutupan sinyal di sudut bangunan tidak begitu baik, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan daya radiasi handphone dalam sudut tertentu bertambah besar.
6.Mondar mandir, selalu bergerak : sejumlah orang tanpa sadar suka berjalan pelahan ketika menelepon, selalu bergerak ke sana ke mari, namun, tidak sadar kalau menggerakkan posisi dapat menyebabkan ketidakstabilan sinyal yang diterima, dengan demikian menyebabkan terjadinya luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yang tidak diperlukan.
Selain itu, 8 tipe orang berikut ini sebaiknya kurangi memakai handphone: penderita epilepsi, jantung, lemah saraf parah, katarak, diabetes, wanita hamil serta bagi yang sedang menyusui, anak-anak dan remaja serta orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun.[bm/jul].


